Salah satu tanggung jawab terbesar orang tua dalam mendidik anaknya, yakni mengajarkan agama kepada mereka. Terlepas dari apa agama yang dianut, ayah bunda perlu mengenalkan kepada anaknya soal nilai-nilai juga ajaran agama. Mengapa hal tersebut penting? Alasan utamanya karena agama merupakan fondasi yang membentuk keimanan juga keyakinan anak. Maka dari itu, orang tua tidak boleh abai dan harus mengusahakan yang terbaik untuk si kecil. Artikel ini akan membahas beberapa tips mengajarkan agama Islam kepada anak usia dini. Mari kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini! Cara mengajarkan agama Islam kepada anak Mengajarkan agama Islam kepada anak berarti orang tua berusaha memperkenalkan nilai-nilai juga ajaran agama Muslim kepada si kecil. Mengajarkan juga bisa diartikan memberi contoh atau teladan yang baik. Terdapat banyak cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengajarkan agama Islam kepada anak. Cukup memulainya dari hal-hal sederhana, ayah bunda dapat mengenalkan agama Islam kepada si kecil, asal dibarengi dengan tekad yang kuat. Baca juga: Ajarkan Anak Agama Islam dengan Kabi Kisah Teladan Nabi Tips mengajarkan agama Islam kepada anak, yakni kenalkan kepada mereka siapa Allah SWT dan Nabi Muhammad itu. Terangkan dengan bahasa atau kalimat yang mudah dipahami dan tidak berbelit. Mengajarkan agama Islam kepada anak juga bisa dilakukan dengan mengajak mereka terlibat dalam aktivitas yang berhubungan dengan agama Islam, seperti salat, mengaji, bersedekah, hingga mengamalkan akhlak mulia dalam kehidupan mereka. Bagaimanapun, mengajarkan agama Islam kepada anak juga perlu disertai dengan konsistensi, pemberian pujian maupun teguran ketika mereka berbuat salah. Berikan pula penjelasan yang jelas di balik tindakan yang diperbolehkan atau tidak, dalam agama Islam. Dari sisi orang tua, ayah bunda juga perlu mendoakan anak. Doakan hal-hal yang baik untuk mereka, sambil terus membimbing mereka di jalan yang benar. Misal, orang tua bisa berdoa kepada Allah SWT, untuk meminta kebaikan dan perlindungan untuk anak. Baca juga: Kabi Kisah Teladan Nabi sebagai Bentuk Pengenalan Ibadah pada Anak Usia Dini Selanjutnya, cara mengajarkan agama Islam kepada anak, yaitu dengan memberi mereka contoh yang baik. Rajin salat lima waktu, mengaji, hingga menunaikan zakat, akan memberi teladan maupun contoh yang baik untuk anak. Tak hanya itu, tips mengajarkan agama Islam kepada anak juga dapat dilakukan dengan merayakan acara atau kegiatan Islami di lingkungan keluarga. Contoh, ayah bunda bisa mengajak si kecil ikut salat Ied bersama di masjid. Semua tips tersebut sebaiknya diikuti dengan upaya menciptakan lingkungan rumah yang ramah sunnah. Contoh, ayah bunda bisa memberi contoh kepada si kecil, untuk selalu mengucapkan salam kepada orang lain, juga memberi benda dengan tangan kanan. Tips mengajarkan agama Islam kepada anak juga bisa dilakukan lewat buku, permainan, atau video animasi. Ketiga metode ini dirasa cukup efektif dalam mengenalkan agama Islam kepada anak, mengingat bahwa proses belajar anak sebaiknya diselingi dengan permainan. Untuk itu, Educa Studio menghadirkan Kabi Kisah Teladan Nabi, yang bisa diakses melalui beberapa channel. Mulai dari gim dan aplikasi, hingga video animasi di YouTube, dan podcast di Spotify. Baca juga: Bangun Iman Anak dengan Kabi Kisah Teladan Nabi Kabi Kisah Teladan Nabi memuat ratusan cerita bernuansa Islami yang dapat mengajarkan agama Islam kepada anak. Selain itu, gim Kabi Kisah Teladan Nabi yang bisa diunduh melalui Google Play Store atau iOS ini, mempunyai beberapa aktivitas seru yang tentunya juga membantu si kecil dalam menumbuhkan keimanan mereka. Sebagai kesimpulan, ada banyak cara mengajarkan agama Islam kepada anak, dan ayah bunda bisa memulainya dari hal-hal sederhana terlebih dahulu, seperti mengunduh dan menjadikan Kabi Kisah Teladan Nabi sebagai salah satu cara mengajarkan agama Islam kepada anak, dengan cara yang menyenangkan, interaktif, juga mengedukasi. Sumber referensi: Fis.uii.ac.id. Bijak Mendidik Anak sesuai Ajaran Islam. (2024). Tanggal akses 12 Desember 2024. Haibunda.com. 10 Cara Mengenalkan Agama pada Anak Usia Dini, melalui Permainan hingga Dongeng. (2023). Tanggal akses 12 Desember 2024.
Pendidikan agama Islam anak usia dini, pada dasarnya, ditujukan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan anak kepada Allah SWT. Karena agama merupakan pedoman bagi anak untuk menjalani kehidupannya di masa mendatang. Secara garis besar, tujuan pendidikan agama Islam anak usia dini, yaitu menumbuhkan dan meningkatkan nilai-nilai budi pekerti dalam diri manusia sesuai ajaran agama, sehingga tercapailah akhlak mulia yang diinginkan. Pentingnya pendidikan agama Islam anak usia dini Berbeda dengan pendidikan formal pada umumnya, pendidikan agama Islam anak usia dini, dimaksudkan untuk membimbing anak supaya bisa tumbuh dan berkembang sesuai ajaran Islam, agar sesuai dengan akidah atau akhlaknya. Ayah bunda, berikut pentingnya pendidikan agama Islam anak usia dini: Mengenalkan keberadaan Allah SWT kepada anak usia dini Membentuk karakter anak, agar memiliki budi pekerti yang baik Menjaga identitas keagamaan anak usia dini Membantu proses pengambilan keputusan anak usia dini di masa mendatang Membangun hubungan yang harmonis antara anak dengan keluarga, juga Allah SWT. Baca juga: Ajarkan Etika kepada Anak Usia Dini dengan Kabi Kisah Teladan Nabi Dengan demikian, pentingnya pendidikan agama Islam anak usia dini adalah menjadikan mereka individu atau pribadi yang lebih baik, taat agama, berakhlak, juga berkarakter baik, agar terhindar dari perilaku tercela. Bagaimana cara menanamkan pendidikan agama Islam pada anak usia dini? Mengingat bahwa anak usia dini masuk dalam fase golden age, di mana proses transmisi pengetahuan dan kebiasaan sangat mungkin terjadi, orang tua perlu proaktif dalam mengajarkan nilai-nilai agama kepada anak. Lantas, bagaimana cara menanamkan pendidikan agama Islam pada anak usia dini? Hal pertama yang bisa dilakukan orang tua, yakni memberi contoh atau teladan kepada anak, mengingat dalam usianya tersebut, anak memang belum terlalu pandai mendengar ceramah atau nasihat, namun, sangat pandai meniru. Sebagai contoh, ayah bunda bisa mencontohkan anaknya untuk salat atau sholat lima waktu, rajin membaca Al-Qur’an, dan beribadah di masjid. Lewat kebiasaan-kebiasaan baik ini, anak akan meniru perilaku baik orang tuanya. Baca juga: Ajarkan Asmaul Husna pada Anak Usia Dini dengan Kabi Kisah Teladan Nabi Cara mengajarkan agama Islam pada anak usia dini lainnya, yaitu mengajak mereka melakukan tadabbur alam, di mana anak akan melakukan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan alam, untuk mengajari mereka semua ciptaan Allah SWT. Selain itu, cara mengajarkan agama Islam pada anak usia dini ialah mengajak mereka bermain sesuai jatah waktunya. Ajak mereka bermain secara berkala, untuk menumbuhkan keimanan dan ketakwaan mereka. Misalnya dengan mengajak anak bermain flashcard Marbel Hijaiyah dan belajar lewat poster Asmaul Husna dari Educa Studio, yang bisa dibeli melalui Shopee Marbel Junior. Terakhir, cara mengajarkan agama Islam pada anak usia dini, yakni lewat kebiasaan membaca dan atau mendengarkan cerita yang berkaitan dengan nilai-nilai agama Islam. Kabi Kisah Teladan Nabi dari Educa Studio, misalnya. Kabi Kisah Teladan Nabi adalah gim edukasi yang dibuat Educa Studio, untuk melatih dan mengajarkan agama Islam kepada anak usia dini, dengan cara yang interaktif juga menyenangkan. Kabi cocok untuk anak berumur 2 hingga 6 tahun. Baca juga: Kembangkan Iman Anak Usia Dini dengan Kabi Kisah Teladan Nabi Sebagai media pendidikan agama Islam anak usia dini, Kabi Kisah Teladan Nabi punya ratusan kisah bernuansa Islami. Mulai dari kisah teladan nabi, kisah Abu Nawas, kisah fabel Islami, kisah tokoh Islam, seri Sunnah Rasul, kisah nabi, seri edukasi Muslim, dan masih banyak lagi. Untuk mengajarkan anak tentang agama Islam, ayah bunda bisa menjadikan Kabi sebagai media tepercaya. Karena semua materi dan kisah yang terdapat dalam gim Kabi sudah disetujui oleh para pengajar di Google Play Store. Tak hanya itu, mayoritas konten yang disuguhkan dalam gim Kabi Kisah Teladan Nabi juga sangat interaktif, dan bisa dimainkan secara online maupun offline. Adanya batasan waktu dalam gim ini juga memudahkan orang tua mengawasi anaknya. Sebagai kesimpulan, untuk mendidik anak usia dini, ayah bunda memang membutuhkan media yang beragam dan interaktif, seperti Kabi Kisah Teladan Nabi misalnya, yang punya ratusan kisah bernuansa Islami yang sangat cocok untuk anak usia dini. Yuk, download gim Kabi Kisah Teladan Nabi di Google Play Store dan iOS sekarang juga! Baca juga: Tanamkan Nilai-nilai Islam pada Anak Usia Dini dengan Kabi Kisah Teladan Nabi Sumber referensi: Jasuri. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Anak Usia Dini. (2015). Jurnal Madaniyah Edisi VIII. Kumparan.com. Pentingnya Pendidikan Agama Islam bagi Anak Usia Dini. (2021). Tanggal akses 13 November 2024. Muhammadiyah.or.id. Pentingnya Menanamkan Pendidikan Agama Islam pada Anak sejak Usia Dini. (2022). Tanggal akses 13 November 2024.